Sony Xperia XA2 Plus sering kali dianggap sebagai perangkat kelas menengah yang terlupakan. Padahal, bagi para penggemar fotografi mobile, perangkat ini menyimpan potensi besar di balik antarmuka kameranya yang terlihat sederhana. Dengan sensor Exmor RS beresolusi 23 megapiksel, Xperia XA2 Plus sebenarnya memiliki kemampuan olah gambar yang luar biasa jika pengguna tahu cara mengakses dan mengoptimalkan fitur-fitur tersembunyinya.
Banyak pengguna hanya mengandalkan mode otomatis (Superior Auto). Namun, rahasia utama untuk menghasilkan foto layaknya kamera profesional di Xperia XA2 Plus terletak pada mode Manual. Di sini, Anda dapat mengatur:
Salah satu fitur yang jarang dieksplorasi adalah kemampuan *Predictive Hybrid Autofocus*. Fitur ini sebenarnya merupakan turunan dari teknologi kamera Sony Alpha. Untuk mengaktifkannya, pastikan Anda masuk ke pengaturan kamera dan memastikan opsi pelacakan objek menyala. Dengan menyentuh subjek pada layar, kamera akan terus mengunci fokus meskipun subjek bergerak cepat. Ini sangat berguna untuk memotret anak-anak, hewan peliharaan, atau kegiatan olahraga ringan.
Xperia XA2 Plus dilengkapi dengan SteadyShot, fitur stabilisasi gambar elektronik yang seringkali bekerja lebih efektif daripada yang disadari pengguna. Rahasia untuk mendapatkan video sinematik adalah dengan memastikan resolusi berada di angka 1080p pada 30fps. Pada pengaturan ini, algoritma stabilisasi dapat bekerja lebih maksimal dibandingkan saat dipaksa menjalankan resolusi 4K yang terkadang membuat proses stabilisasi kurang efisien.
Meski tidak memiliki lensa ganda di bagian belakang, Sony menyertakan mode "Latar Belakang Defokus". Rahasia untuk mendapatkan hasil terbaik dari fitur ini adalah dengan menjaga jarak subjek sekitar 50 cm hingga 1 meter dari kamera. Jangan terlalu dekat atau terlalu jauh, karena sensor akan kesulitan membedakan antara subjek dan latar belakang secara akurat melalui pemrosesan perangkat lunak.
Inilah keunggulan utama seri Xperia yang sering disia-siakan. Tombol kamera fisik di sisi kanan perangkat bukan hanya untuk memotret. Anda bisa menekannya setengah jalan untuk mengunci fokus, lalu menekannya penuh untuk mengambil gambar. Menggunakan tombol fisik ini akan meminimalisir guncangan tangan yang sering terjadi saat kita menyentuh layar, yang merupakan penyebab utama foto buram.
Dengan mengeksplorasi pengaturan-pengaturan di atas, Sony Xperia XA2 Plus bukanlah sekadar ponsel biasa. Ia adalah alat fotografi yang mampu menghasilkan karya visual memukau jika Anda mau meluangkan waktu untuk memahami rahasia di balik sensor dan perangkat lunak kameranya.